Jayapura, 22 Agustus 2026 — Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) dan Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) Cabang Papua resmi memperkuat sinergi kelembagaan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Penelitian serta Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Penandatanganan PKS tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, bertempat di Ruang Rapat FTSP-USTJ, di sela-sela pelaksanaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) IATPI Papua. Kerja sama ditandatangani oleh Dekan FTSP USTJ, Dr. Anggia R. Nurmaningtyas, S.T., M.Sc., dan Ketua IATPI Cabang Papua, Alfred B. Alfons, S.T., M.T.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan antara institusi pendidikan tinggi dan organisasi profesi, khususnya dalam menjawab kebutuhan pengembangan kompetensi sumber daya manusia serta penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang teknik lingkungan di Tanah Papua.
Dalam ruang lingkup kerja sama, FTSP USTJ dan IATPI Cabang Papua sepakat mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi yang mencakup pendidikan dan pelatihan; penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pelayanan; pengabdian kepada masyarakat; pertukaran informasi, publikasi, hasil-hasil penelitian serta tenaga ahli; penyelenggaraan pertemuan ilmiah seperti workshop, konferensi, lokakarya, dan seminar ilmiah lainnya pada tingkat nasional maupun internasional; serta pemanfaatan prasarana dan sarana pembelajaran.
Dekan FTSP USTJ, Dr. Anggia R. Nurmaningtyas, S.T., M.Sc., menyampaikan bahwa kerja sama dengan organisasi profesi merupakan bagian penting dalam memperkuat keterhubungan antara pendidikan tinggi, dunia profesi, kebutuhan masyarakat, dan perkembangan teknologi.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan kegiatan seremonial, tetapi dapat diwujudkan dalam program-program konkret yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, tenaga profesional, pemerintah daerah, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan di Tanah Papua.
Sementara itu, Ketua IATPI Cabang Papua, Alfred B. Alfons, S.T., M.T., menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi dalam membangun ekosistem pengembangan keilmuan dan profesionalisme teknik lingkungan di Papua.
Menurutnya, keberadaan sumber daya manusia yang kompeten merupakan salah satu faktor fundamental dalam menjawab berbagai tantangan lingkungan di wilayah Papua, termasuk persoalan pengelolaan sampah, sanitasi, penyediaan air bersih, pengelolaan air limbah, serta pembangunan infrastruktur lingkungan yang berkelanjutan dan sesuai dengan karakteristik wilayah.
“Kerja sama ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi untuk mempertemukan kekuatan akademik dengan pengalaman dan kompetensi profesional, sehingga dapat melahirkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan lingkungan di Tanah Papua,” ungkapnya.
Melalui kerja sama ini, mahasiswa dan sivitas akademika FTSP USTJ juga diharapkan memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk berinteraksi dengan praktisi dan tenaga ahli, mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi, terlibat dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta mendapatkan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan profesi.
Di sisi lain, IATPI Cabang Papua memperoleh ruang yang lebih luas untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi dalam pengembangan kapasitas profesional, penelitian terapan, diseminasi pengetahuan, serta penyusunan berbagai inovasi teknologi dan pendekatan pengelolaan lingkungan yang kontekstual dengan kondisi Papua.
Kerja sama ini sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun ekosistem kolaborasi pentahelix yang melibatkan perguruan tinggi, organisasi profesi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan secara efektif, inovatif, dan berkelanjutan.
Dengan ditandatanganinya PKS ini, FTSP USTJ dan IATPI Cabang Papua berkomitmen untuk saling mendukung dalam menciptakan sumber daya manusia unggul di bidang Teknik Lingkungan di Tanah Papua. Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya berbagai program pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi teknologi yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Papua.
Penandatanganan PKS di sela-sela Rakercab IATPI Papua tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring akademik dan profesional sekaligus menegaskan komitmen bersama bahwa pengembangan kualitas sumber daya manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan investasi strategis bagi masa depan pengelolaan lingkungan di Tanah Papua.